Site icon Kursus Desain Grafis | DUMET School

Tips dan Trik Mengubah Portofolio Para Desain Grafis

Tidak ada yang lebih penting untuk karir kalian daripada menyajikan karya yang terbaik. Dengan cara yang menarik, profesional dan dapat juga diakses. Jadi pada artikel ini kita akan mengulas tentang bagaimana menyajikan portofolio kalian semenarik mungkin, dari portofolio desain yang telah kuno dan menjadikannya yang terbaik untuk mendapatkan pekerjaan desain yang kalian tentunya inginkan.

Tampilan Portofolio
Portofolio dengan tampilan pada desain adalah salah satu satu kreasi pada kertas, sehingga mereka dapat menyesuaikan dengan pekerjaan yang kalian lamar. Selain keterbatasan waktu, tidak ada alasan untuk kalian tidak bisa membuat beberapa portofolio desain untuk menyesuaikan dengan pekerjaan yang berbeda atau perusahan dengan jenis yang berbeda pula:

  1. Masukan Seluas-luasnya Bidang Pekerjaan
    Berapa banyak desian yang bisa masuk untuk kedalam portofolio? Ini pertanyaan sulit, tapi kalian harus mempunyai tujuan untuk mengisi portofolio kalian ya minimal 20 halaman setidaknya segitu. Kalian juga harus mampu menunjukkan bagaimana kalian dapat bekerja sama dengan berbagai software, sehingga bahkan jika kalian memilih beberapa desain dari salah satu proyek, kalian harus sangat memastikan bahwa kalian benar-benar membuat desain tersebut secara individual.
  2. Sertakan Desain yang Tepat
    Hanya menyertakan desain pada portofolio kalian untuk posisi penuh pada saat kalian bekerja. Posisi direktur kreatif, misalnya, tidak akan memerlukan banyak artworking – jika ada sama sekali – sehingga menunjukan pekerjaan kalian pada pelacakan dan kemampuan kerning yang tidak relevan.
  3. Karya Non-Klien Sangat Perlu
    Tidak mengharuskan untuk portofolio kalian hanya mencakup pekerjaan klien. Proyek yang telah kalian kerjakan tentu diterima dalam bentuk apapun, dan direkomendasikan untuk pekerjaan freelance – terutama untuk ilustrator.
  4. Tunjukan Pengalaman
    Apakah kalian hanya pandai pada ilustrasi atau tata letak editorial? Sudah pasti tidak: kalian juga seorang komunikator yang solid yang mungkin mengerti anggaran dan tenggat waktu, serta pentingnya pertemuan dan update. Ini semua adalah keterampilan seorang profesional. Pastikan portofolio desain kalian dengan jelas menampilkan kalian seorang desainer.
  5. Promosikan Diri Kalian Sendiri
    Pikirkan tentang bakat kreatif apa yang mungkin kalian miliki saat ini juga. Misalnya, jika Anda seorang fotografer handal atau menyelesaikan dengan coding, mengapa tidak masukan contoh gambar atau desain web? Mereka semua lebih berfokus pada titik kreatif kalian.

Itulah beberapa Tips and Trik dari saya yang mungkin berguna dalam pembuatan portofolio Desain Grafis kalian. Semoga artikel yang saya buat ini bermanfaat untuk kalian semua. Terima Kasih 🙂

Exit mobile version