Hallo teman-teman menyambung dari tutorial selanjutnya mengenai proses Proses Produksi Industri Percetakan (Part 1) sekarang kita akan bahas Proses Produksi Industri Percetakan (Part 2) . Buat teman-teman yang belum menyimak di pembahasan sebelumnya boleh buka linknya kembali di http://kursusdesaingrafis.com/proses-produksi-industri-percetakan-part-1/ agar pada pembahasan Proses Produksi Industri Percetakan (Part 2) ini tidak bingung.
Langsung saja, jika kemarin prosesnya baru sampai pracetak. Sekarang kita akan bahas mengenai proses cetak dan proses finishing. Berikut pemaparan Proses Produksi Industri Percetakan (Part 2)
- Cetak
Proses dimana plat CTP, kertas dan tinta akan segera naik ke mesin cetak.
Plat cetak beserta bahan kertas yang telah siap pada proses pracetak tadi lalu dipasang di mesin cetak, dan ditempatkan di posisinya masing-masing berdasarkan fungsinya. Plat cetak dipasang di atas roll yang terdapat di atas mesin, sedangkan bahan kertas dipasang pada tempat mendatar di bawah roll tersebut. Dan tinta pun dipersiapkan pula pada tempatnya (warna sesuai yang diinginkan)
Setelah plat cetak, bahan kertas, dan tinta siap atau terpasang, maka mesin pun dijalankan.. dan terjadilah proses cetak. Tinta masuk ke roll yang telah terpasang plat cetak, roll berputar di atas bahan kertas memindahkan naskah yang ada di plat cetak ke bahan kertas tersebut melalui tinta, dan kertas pun keluar satu persatu berisi naskah yang sudah jadi.
Di percetakan ada istilah plat 1 set dan 1 keteran. Plat 1 set terdiri dari 4 lembar warna yaitu Cyan, Magenta, Yellow dan Black biasa disingkat dengan CMYK. Sedangkan keteran itu adalah 2 set plat CTP. Jadi teman-teman ga usah bingug lagi mengenai keteran plat dan set plat.
Gambar mesin CTP.
- Finishing
Finishing adalah proses akhir dari sebuah proses percetakan.
1.Proses potong atau sisir kertas, dengan tujuan untuk membagi beberapa kertas hasil cetak tadi menjadi beberapa bagian, atau bisa juga hanya sekedar untuk merapihkan kertas.
Gambar mesin potong kertas.
2.Foil, membubuhi kertas dengan tulisan atau gambar “mengkilat” seperti warna emas, perak, biru, merah, dsb.
3.Embossed, menghiasi kertas cetak dengan tulisan atau gambar, dimana hiasan tersebut berbentuk kertas yang timbul atau tenggelam akibat pres dari klise.
4.Proses laminating gloss/doff, UV gloss/doff, spot UV, dsb. Kertas cetak tadi dilapisi dengan plastik mengkilat atau plastik buram/dop pada bagian luarnya sehingga menimbulkan kesan estetis tersendiri.
5.Ponds, memotong kertas menjadi bentuk-bentuk tertentu akibat potongan pisau mesin pons. Bentuknya bisa berupa format untuk lipatan amplop, dus, dsb.
6.Lem, untuk menyambungkan atau menyatukan kertas cetakan semisal amplop, pinggiran/punggung nota, kwitansi, buku, dll.
7.Dan lain-lain finishing semisal menjilid, jahit benang/kawat, nomorator, lipat susun/sisip, membungkus dengan plastik, dsb. – tergantung keperluan.
Demikian teman-teman Penjelasan saya tentang Proses Produksi Industri Percetakan (Part 2) . Mudah-mudahan bisa bermanfaat buat teman-teman. Yang tadinya belum tahu sekarang menjadi tahu betapa panjang langkah untuk menjadikan sebuah karya. Sampai ketemu ditutorial selanjutnya dengan pembahasan materi yang berbeda.

