Tahapan-tahapan Pembuatan Logo yang Baik dan Benar Secara Profesional Part3

Tahapan-tahapan Pembuatan Logo yang Baik dan Benar Secara Profesional Part3

Tahapan-tahapan Pembuatan Logo yang Baik dan Benar Secara Profesional Part3. Well, pada dua artikel sebelumnya teman-teman atau lebih tepatnya kita telah melalui serangkaian step atau tahapan-tahapan pembuatan logo yang baik dan benar secara professional. Sampai pada step terakhir kita sudah masuk pada tahapan yang paling krusial yaitu proses penuangan ide kedalam desain kasar atau lebih dikenal dengan istilah sketching dan proses pemvectoran dengan masuk kedalam Design Execution atau proses komputerisasi desain kasar tadi kedalam software pengaolah vector semacam Illustrator.

 Dan apakah sudah selesai proses tahapan tersebut jika sampi pada tahap komputerisasi desain logo? Tentu tidk, pada artikel pamungkas seri “Tahapan-tahapan Pembuatan Logo yang Baik dan Benar Secara Profesional Part3”. Penulis akan coba menjelaskan tahapan akhir yang harus dijalani jika ingin membuat sebuah logo secara professional. Langsung saja, silahkan teman-teman ikuti artikel berikut. Check it out :

  • Presentation

Pada akhirnya, semua desain yang telah selesai dibuat harus di presentasikan kepada client desain. pun denngan desain logo. Tahapan ini diperlukan untuk meyakinkan client kita yang mana dalam hal ini adalah perusahaan atau lembaga yang meminta jasa desain. Jika desain logo yang telah dibuat sudah sesuai dengan kenginan mereka. Untuk proses presentasi hasil desain, pastikan desain logo tersebut sudah dalam bentuk mockup selain sebagai gambaran jika logo tersebut sudah memenuhi syarat logo, juga untuk semakin memikat hati client. Paling tidak, logo harus sudah masuk dalam mockup corporate identity milik perusahaan tersebut.

Tahapan-tahapan Pembuatan Logo yang Baik dan Benar Secara Profesional Part3
  • Feedback Phase

Setelah selesai presentasi biasanya akan dibarengi oleh tahapan ini, yaitu Feedback Phase. Jangan heran jika pada akhirnya logo yang sudah dibuat akan mengalami beberapa perubahan minor seperti warna, tata letak bahkan pengurangan ataupun penambahan pada logo yang telah dibuat. Tidak perlu khawatir pada phase ini karna proses ini dapat dikatakan hal yang lumrah.

Tahapan-tahapan Pembuatan Logo yang Baik dan Benar Secara Profesional Part3
  • Revisi and Delivery

Nah, ini adalah tahapan akhir dari semua serangkaian Tahapan-tahapan Pembuatan Logo yang Baik dan Benar Secara Profesional, pada tahapaan ini semua feedback yang ada pada tahapan sebelumnya diaplikasikan pada desain hasil revisi (final) dan sesudahnya adalah pengiriman hasil desain final tersebut kedalam format yang dibutuhkan seperti JPEG,PNG dan file mentah vectornya.

Tahapan-tahapan Pembuatan Logo yang Baik dan Benar Secara Profesional Part2

Tahapan-tahapan Pembuatan Logo yang Baik dan Benar Secara Profesional Part2

Tahapan-tahapan Pembuatan Logo yang Baik dan Benar Secara Profesional Part2.  Melakukan proses briefing ketika akan membuat sebuah logo secara professional memang wajib dilakukan ketika pertama kali membuat sebuah logo. Dengan briefing paling tidak kita tahu harapan perusahaan aan logo yang akan dibuat. Selain itu, dengan proses briefing kita akan jauh lebih mengenal perusahaan tersebut yang akan sangat berguna untuk tahapan pembuatan logo berikutnya yaitu research.

Tahapan-tahapan Pembuatan Logo yang Baik dan Benar Secara Profesional Part2

Pada artikel sebelumnya kita sudah membahas beberapa tahapan yang harus dilewati ketika akan membuat sebuah logo perusahaan secara professional dengan tidak mengesampingkan urutan-urutan yang sesuai. Tahapan-tahapan yang dimaksud antara lain melakukan briefing dan research. Pada artikel kali ini yaitu artikel dengan judul “Tahapan-tahapan Pembuatan Logo yang Baik dan Benar Secara Profesional Part2”. Penulis akan coba melanjutkan penjelasan mengenai tahapan pembuatan logo setelah melakukan mind mapping. Langsung saja, tanpa perlu berlama-lama silahkan teman-teman ikuti artikel berikut:

  • Sketching

Well, setelah selesai melakukan research dan mind mapping, semua ide dapat teman-teman tuangkan dalam proses ini yaitu membuat desain kasar atau lebih dikenal dengan desain sketch. Pada bagian ini disarankan untuk membuat sketch paling tidak 3 buah yang akan didrop atau diserahkan kepada perusahaan untuk disortir dan dipilih yang paling mendekati image dari perusahaan tersebut.

Tahapan-tahapan Pembuatan Logo yang Baik dan Benar Secara Profesional
  • Design Execution

Tahapan-tahapan Pembuatan Logo yang Baik dan Benar Secara Profesional Part2. Ini mungkin adalah bagian paling penting dalam proses pembuatan logo. Setelah dipilih desain sketch yang paling mendekati image dari perusahaan tersebut. Langkah selanjutnya adalah dengan merubah desain sketch tersebut kedalam format vector. Kenapa vector? Ingat salah satu syarat logo adalah harus fleksibel yang berarti tidak boleh mudah rusak. Dan vector adalah format yang paling tepat ketika membuat sebuah logo. Untuk step ini teman-teman dapat menggunakan software Adobe Illustrator untuk membuatnya, dan jika belum memiliki ilmunya, teman-teman dapat mulai belajar di DUMET school, tempat belajar desain logo terbaik di Jakarta.

Tahapan-tahapan Pembuatan Logo yang Baik dan Benar Secara Profesional

Tahapan-tahapan Pembuatan Logo yang Baik dan Benar Secara Profesional

Tahapan-tahapan Pembuatan Logo yang Baik dan Benar Secara Profesional. Kita paham jika saat membuat sesuatu pasti kita akan mengalami beberapa tahapan yang mesti dijalani. Tidak terkecuali proses pembuatan sebuah logo professional. Kita tahu sebuah logo adalah cerminan dari perusahaan itu sendiri, maka tidak heran jika proses pembuatan logo amat sangat perlu diperhatikan beberapa detil yang mesti dijalani demi terciptanya “Cerminan” dari perusahaan tersebut.

Tahapan-tahapan Pembuatan Logo yang Baik dan Benar Secara Profesional

Pada artikel kali ini, ,melalui artikel dengan judul “Tahapan-tahapan Pembuatan Logo yang Baik dan Benar Secara Profesional”. Penulis akan mengajak teman-teman untuk melakukan proses pembuatan logo secara baik dan benar agar terciptanya sebuah alur pembuatan logo sebagaimana mestinya. Untuk itu tanpa perlu berlama-lama silahkan teman-teman ikuti artikel berikut, Check it out :

  • Proses Briefing

Untuk mengetahui detil pembuatan logo yang akan dibuat, langkah paling awal adalah dengan melakukan briefing dengan client teman-teman. Pada tahap ini pastikan teman-temanmendapatkan informasi dasar yang perlu teman-teman ketahui mengenai bisnis perusahaan tersebut, seperti jenis perusahaan tersebut, produk dan lainnya. Proses briefing tidak mesti harus bertemu dengan perusahaannya langsung. Teman-teman dapat melakukannya melalui proses tanya jawab melalui email.

Tahapan-tahapan Pembuatan Logo yang Baik dan Benar Secara Profesional
  • Reasearch

Setelah teman-teman menadapatkan informasi yang cukup mengenai bisnis perusahaan tersebut, maka langkah berikutnya yang mesti teman-teman lakukan adalah masuk pada proses research, seperti competitor perusahaan industrinya, jika sebelumnya teman-teman sudah pernah membuat logo perusahaan sejenis, teman-teman dapat menskip bagian ini. Tetapi jika belum pernah teman-teman wajib melakukan step ini.

Tahapan-tahapan Pembuatan Logo yang Baik dan Benar Secara Profesional
  • Mind Mapping

Tahapan-tahapan Pembuatan Logo yang Baik dan Benar Secara Profesional. Ini adalah bagian yang tidak kalah pentingnya ketika teman-teman akan membuat sebuah logo professional yaitu melakukan proses pencatatan melalui metode mind mapping. Dengan metode mind mapping, teman-teman diharapakan untuk membuat sebuah representasi ide dan konsep secara graphic agar lebih mempermudah proses pembuatan logo kasar/sketch.

Tahapan-tahapan Pembuatan Logo yang Baik dan Benar Secara Profesional
Cara Memberi Effect Pada Frame di Adobe Indesign

Cara Memberi Effect Pada Frame di Adobe Indesign

Cara Memberi Effect Pada Frame di Adobe Indesign. Kita tahu jika fame dia Adobe Indesign memiliki peran yang besar, kita mengenal Frame Tool untuk memasukan sebuah gambar kedalam dokumen di Adobe Indesign. Bahkan untuk mebuat sebuah teks di Adobe Indesign, kita wajib membuat frame teks terlebih dahulu dengan menggunakan Type Tool. Maka tidak berlebihan jika saya mengatakan jika Frame di Adobe Indesign memiliki peran yang cukup krusial dalam pembuatan sebuah desain.

Cara Memberi Effect Pada Frame di Adobe Indesign

Pad artikel kali ini, yaitu artikel dengan judul “Cara Memberi Effect Pada Frame di Adobe Indesign”. Penulis akan coba menerangkan cara membuat sebuah effek pada frame di Adobe Indesign dengan menggunakan sebuah fitur yang ada di Adobe Indesign. Tanpa perlu berlama-lama silahkan teman-teman ikuti artikel tutorial berikut Check it out:

  • Pertama-tama silahkan teman-teman buka dan jalankan software pengolah gabar Adobe Illustrator milik teman-teman.
Cara Memberi Effect Pada Frame di Adobe Indesign

  • Kemudian, silahkan teman-teman bua satu dokumen baru dengan cara mengklik menu File > New> Document. Atau teman-teman dapat membuat lembar kerja baru tersebut dengan cara memanfaatkan shortcut CTRL + N dikeyboard teman-teman.
Cara Memberi Effect Pada Frame di Adobe Indesign

  • Segera setelahnya, akan muncul satu kotak dialog baru, pada kotak dialog baru tersebut silahkan teman-teman atur agar lembar kerja yang akan dipergunakan adalah kertas A4 saja. Dan jika sudah silahkan teman-teman tekan OK.
Cara Memberi Effect Pada Frame di Adobe Indesign

  • Berikutnya, buatlah satu objek frame berbentuk lingkaran dengan menggunakan Ellipse Frame Tool.
Cara Memberi Effect Pada Frame di Adobe Indesign

  • Lalu, untuk Memberi Effect Pada Frame di Adobe Indesign silakan teman-teman klik menu Window > Utilities > Script. Atau teman-teman dapat memanggil printah script dengan cara memanfaatkan shortcut CTRL + ALT + F11.
Cara Memberi Effect Pada Frame di Adobe Indesign

  • Lalu, pada panel script tersebut silahkan teman-teman klik Application > Sample > VB Script > PathEffect.
Cara Memberi Effect Pada Frame di Adobe Indesign

  • Cara Memberi Effect Pada Frame di Adobe Indesign. Lalu, akan muncul satu pop up baru, pada pop up baru tersebut silahkan teman-teman pilih efek yang diinginkan dan jika sudah silahkan teman-teman tekan OK. Dan Voila, teman-teman telah berhasil memberikan Effect Pada Frame di Adobe Indesign.
Cara Memberi Effect Pada Frame di Adobe Indesign

Tips dan Trick Ketika Menggunakan Typography

Tips dan Trick Ketika Menggunakan Typography

Tips dan Trick Ketika Menggunakan Typography. Typography dalam desain bagaikan oksigen dalam darah yang tidak dapat dibicarakan secara terpisah. Keduanya adalah satu kesatuan yang akan menentukan bagus tidaknya sebuah konsep desain. Penggunaan typography dalam sebuah desain tidak lepas dari fungsinya sebagai pusat informasi yang ingin disampaikan dalam sebuah desain. Kehadirannya bagai dua mata pisau yang yang jika salah penggunaanya akan mengancam eksistensi desain itu sendiri.

Tips dan Trick Ketika Menggunakan Typography

Melalui artikel kali ini, yaitu artikel tutorial dengan judul “Tips dan Trick Ketika Menggunakan Typography di Adobe Photoshop”. Penulis hendak menjelaskan beberapa tips dan trick yang dapat teman-teman terapkan ketika teman-teman ingin membuat sebuah desain dengan memanfaatkan typography. Tanpa perlu berlama-lama silahkan teman-teman ikuti artikel berikut, check it out :

  • Mencari Line Height Menggunakan Golden Ratio

Line height atau lebih dikenal dengan istilah jarak antar paragraph adalah sebuah metode pemberian space atau ruang antar paragraph ketika teman-teman membuat sebuah isi konten. Umumnya saat akan memberikan ruang tersebut biasanya desainer grafis hanya melakukan enter satu kali dengan memanfaatkan fitur auto. Sehingga jarak antar paragraph tersebut disesuaikan dengan fitur auto tersebut. Namun untuk lebih terlihat professional teman-teman dapat memanfaatkan nilai golden ratio, yaitu 1,618. Jadi secara matematika jika font yang teman-teman gunakan berukuran 12pt maka line height yang dapat teman-teman gunakan adalah 12 dikalikan 1,618 sehingga nilai Line Heightnya adalah 19pt.

Tips dan Trick Ketika Menggunakan Typography
  • Menentukan Type Scale Menggunakan Golden Ratio

Tips dan Trick Ketika Menggunakan Typography. Jika sebelumnya kita menggunakan nilai golden ratio untuk menentukan Line Height, dengan metode yang sama, juga dapat teman-teman gunakan untuk menentukan nilai Type Scale. Caranya pun cukup mudah, teman-teman hanya perlu mengkalikan nilai ukuran font yang sedang digunakan dengan nilai golden ratio yaitu 1,618. Sehingga jika font yang digunakan adalah 12pt Type Scalenya adalah 19pt, 31pt dst.

Tips dan Trick Ketika Menggunakan Typography
Mengenal Jenis-jenis Font untuk Design Part 2

Mengenal Jenis-jenis Font untuk Design Part 2

Mengenal Jenis-jenis Font untuk Design Part 2. Sebagai salah satu bagian terpenting dalam sebuah desain. Font menjadi bagian yang tidak terelakan hadir dalam setiap desain yang dibuat. Tidak lengkap rasanya jika sebuah desain tidak dibarengi dengan penggunaan font. Saking pentingnya sebuah font, beberapa illustrator bahkan banyak yang menjadikan font sebagai mata pencaharian mereka yaitu dengan membuat font berbayar.

Pada artikel kali ini, yaitu artikel dengan judul “Mengenal Jenis-jenis Font untuk Design Part 2” Penulis akan melanjutkan materi sebelumnya, yaitu mengenal jenis-jenis font lain selain dua jenis yang sudah dijelaskan pada artikel sebelumnya Serif dan Sans Serif. Tanpa perlu berlama-lama silahkan teman-teman ikuti materi berikut :

Script

Salah satu ciri khas yang ada pada font jenis ini adalah bentunya yang menyerupai tulisan tangan atau yang lebih dikenal dengan istilah Handwriting. karna bentuknya yang sanagat sederhana namun memiliki karakter yang kuat font jenis ini akan memberikan kesan anggun. Ciri khas lain yang dimiliki oleh font jenis ini adalah pada setiap kharakter huruf memiliki ketebalan yang bervariasi. Dan penggunaanya pun cukup unik karna font ini akan terlihat bagus hanya jika digunakan untuk membuat huruf kecil saja tanpa perlu ada penambahan huruf besar di setiap awal kata.

Mengenal Jenis-jenis Font untuk Design Part 2

Slab Serif

Mengenal Jenis-jenis Font untuk Design Part 2. Well, diliput dari website DUMET school. Jenis font slab serif ini adalah salah satu jenis font yang bentuknya memanjang dan sering digunakan pada media surat kabar atau biasa juga digunakan pada buku-buku. Tetapi seiring dengan  perkembangan font slab serif ini tidak hanya digunakan pada media percetakan saja, bahkan font ini sudah digunakan para desainer untuk membuat sebuah poster dengan menggunakan font jenis slab serif ini. Serif Slab adalah inovasi bagi anak muda untuk membandingkan dengan jenis tipografi lain. Namun jenis font slab serif ini mempunyai kekurangan yaitu jenis font ini sangan monoton dan mempunyai bentuk geometrisnya hadir dalam bentuk serif yang lebih mengingatkan pada era kuno daripada masa kontemporer saat ini. Oleh karena itu, sebagian besar orang beranggapan bahwa hal itu tidak bisa relevan untuk perkembangan teks di masa depan sekarang.

Mengenal Jenis-jenis Font untuk Design Part 2