Di part awal kita telah menelaah beberapa psikologi warna yang dipakai sebagai logo oleh beberapa perusahaan dan lembaga didunia. Selain dari beberapa perusahaan yang telah disebutkan sebelumnya, banyak diantaranya yang menggunakan warna yang sama namun dengan persepsi yang berbeda. Sebagai contoh, jika pada logo Red Bull warna merah dimaksudkan sebagai perlambang kekuatan, berbeda dengan logo dari perusahaan makanan cepat saji KFC. Dalam logo KFC yang didominasi dengan warna merah, sang pembuat logo bermaksud memberikan perasaan lapar bagi siapapun yang melihatnya. Dari contoh tersebut kita bisa tarik kesimpulan, meski menggunakan warna yang sama beberapa logo akan memiliki maksud tersendiri karna sesungguhnya warna memiliki persepsi yang subjektif tergantung dari perusahaan mana logo tersebut berasal untuk itulah kita perlu mengerti Psikologi Warna dalam Desain Logo.
Berikut adalah penjelasan lanjutan terkait psikologi warna dalam sebuah logo;
ORANYE
Sebuah warna dari hasil perpaduan antara warna merah dan kuning. Orange adalah perlambang dari keceriaan, kehangatan, persahabatan, optimisme, semangat dan muda. Warna ini memiliki daya tarik yang kuat, berkat perpaduan antara warna merah yang melambangkan kekuatan dan warna kuning yang mampu merangsang pandangan mata. Selain itu, karna Sifatnya yang menarik, cerah, ceria oranye menawarkan keterbukaan dan keramahan kepada yang melihatnya. Contoh dari logo dengan warna dominan oranye adalah logo dari sebuah stasiun tv NICKELODEON yang memang diperuntukan sebagai sarana menayangkan program acara khusus anak remaja. Dengan mengikuti prinsip Psikologi Warna Dalam Desain Logo, Logo NICKELODEON dibuat semirip mungkin dengan bekas bercakan cat menunjukan arti kecerian sedang warna oranye yang pekat berarti menunjukan semangat muda.
MERAH MUDA
Well, sebagai warna yang melambangkan feminim, merah muda dapat memberikan kesan rasa bersalah dan kelemahlembutan. Selain itu, merah muda juga bisa memunculkan Efek romantis. Namun, agak sedikit berbeda dengan warna merah yang bisa memunculkan efek romantis yang berani. Merah muda lebih kepada rasa romantis yang lebih lembut. Warna merah muda sendiri adalah hasil dari perpaduan antara warna merah yang melambangkan keberanian/kekuatan serta putih yang berarti kesucian dan kepolosan. Sebagai warna yang identik dengan feminisme, tentu merah muda banyak digunakan dalam pembuatan logo yang berhubungan dengan wanita dan anak-anak. Sebagai contoh adalah logo BARBIE. BARBIE sebagai icon boneka perempuan sudah sejak lama menggunakan aksen warna merah, karna memang target kostumernya adalah wanita dan anak-anak.
UNGU
Ungu selalu identik dengan kemewahan, kekayaan dan spiritual. Selain itu warna ungu bisa dijadikan lambang kekuasaan dan kedudukan, namun dilain waktu bisa juga sebagai perlambang dari feminis dan keromantisan. Diciptakan dari kombinasi merah dan biru, warna ungu memiliki kesan keduanya yaitu hangat namun terkesan dingin. Kita akan sangat sering menemukan warna ungu dibanyak logo yang terkait dengan produk barang mewah. Lebih daripada itu, ungu adalah warna yang menampilkan kecanggihan, banyak perusahaan berbasis IT memanfaatkan warna ungu sebagai warna dasar dari logo perusahaanya karna mampu memberikan kesan canggih sekaligus berkelas. Sebagai contoh, YAHOO yang merupakan salah satu mesin pencarian dan penyedia surat elektronik menggunakan ungu sebagai warna pada logo perusahaanya.
Dengan Mengetahui Psikologi Warna Dalam Desain Logo selain mempermudah kita dalam mendesain logo, juga akan semakin meningkatkan daya jual dari logo itu sendiri.


